Laman

Selasa, 29 November 2011

Gaya Hidup Mahasiswa Korea : Oplas

park sae mi girlband jewelry- before after plastic surgery

Tenaga kerja Korea kini diisi dengan penambahan porsi lebih  bagi calon-mahasiswa Universitas. Ada kecenderungan meningkat bagi mereka  untuk bekerja di musim dingin sehingga mereka dapat membayar biaya kuliah mereka sendiri, bukan memiliki orang tua mereka untuk membayar keperluan mereka.

Di sisi lain, ada juga banyak calon-mahasiswa menggunakan uang orang tua mereka atau kas mereka sendiri untuk  bedah kosmetik untuk mengganti penampilan mata dan hidung mereka. .Jika itu tidak cukup, beberapa bahkan berpikir untuk memiliki "diri baru" dengan perubahan wajah mereka, garis wajah, tangan, kaki dan lain-lain Orang-orang ini bersedia menghabiskan uang besar untuk pergi melalui prosedur operasi plastik yang menyakitkan, semua atas  nama kecantikan. Dengan pengaruh dari media, keinginan untuk tampak hebat seperti selebriti Korea menjadi lebih populer bagi calon-mahasiswa.


Budaya Korea - Bedah Plastik Korea / Bedah Kosmetik Korea
Antrian operasi plastik: siswa perempuan pra-universitas  antri di sebuah klinikbedah kosmetik untuk konsultasi di S-Dong Kangnam-gu, Seoul, Korea.

Yi, seorang mahasiswa 19 tahun yang baru2 ini telah diterima ke Korea University, menangis ketika menonton film hit tentang seorang gadis jelek yang  melalui bedah kosmetik dengan rasa sakit emosional dan fisik supaya  berubah menjadi cantik. Dia berkata, "Ini seperti kisah hidup saya!". Dan ketika ia akhirnya memutuskan untuk mendapatkan operasi tsb, dia masih tidak bisa menemukan rasa percaya diri dia pikir dia masih kurang cantik. Dan meskipun film ini menunjukkan bahwa operasi kosmetik bukanlah solusi untuk kepercayaan diri, ini Korea muda masih tertarik untuk pergi untuk itu.
pelajar korea-wow, cute dan cantik kan? tapi ternyata, liat be4 nya dibawah! 



pelajar korea - sebelum melakukan operasi plastik 


Setelah menerima surat penerimaan ke dalam Universitas pada bulan Agustus tahun lalu, Yi mulai bekerja dalam berbagai pekerjaan sambilan hanya agar dia bisa menghasilkan cukup uang untuk operasi kosmetik nya. 4 juta won Korea yang diperoleh dari berbagai pekerjaan nya seperti resepsi hotel digunakan untuk membayar untuk operasi kosmetiknya. Pada Oktober tahun lalu, ia memiliki mata dan hidung barunya, pada bulan November, ia telah mengimplan payudara dan sedot lemak. Bahkan 20 juta won Korea yang ia dapatkan dari ibunya semua dihabiskan untuk operasi tersebut..*o my god...*

Yi mengatakan, "Beberapa perban belum dilepas dari tubuhnya. :”Ketika aku keluar, aku harus mengenakan pakaian yang panjang untuk menutupi bekas operasi saya dari atas sampai ujung kaki "Dia kemudian menambahkan," Namun, saya tidak keberatan sama sekali karena ini adalah satu-satunya cara untuk menjadi cantik.. " *astaga ..*
Dalam bulan ini, klinik bedah kosmetik di S-Dong Kangnam-gu telah melakukan lebih dari 150 konsultasi, ini n dua kali lipat konsultasi dibanding hari biasa
.Konsultan Kepala rumah sakit mengatakan, "Sulit untuk mendapatkan tanggal untuk operasi pada periode sebelum Februari, dan juga selama pertengahan musim gugur festival dan liburan musim dingin karena ini adalah periode puncak di mana siswa mengalami liburan sekolah dan mampu waktu untuk pemulihan dari prosedur. "
Lee (19 tahun), yang tinggal di Gyeonggi-do, juga bekerja di dua pekerjaan secara bersamaan dalam membersihkan dan merawat peralatan di pusat olahraga, serta melayani pelanggan dan mencuci piring di sebuah restoran barat, hanya agar dia mampu bedah kosmetik. Lee mengatakan, "teman-teman sekelas saya sudah memiliki mata dan hidung yang baru, beberapa tulang rahang bahkan dibentuk kembali mereka untuk garis rahang lebih bagus. Semua orang di sekitar saya berubah indah, saya ingin melakukan operasi , generasi muda Korea muda merasakan tekanan untuk menyesuaikan diri atau jika tidak dilakukan akan ditinggalkan karena paradigma “tidak ada tempat untuk orang jelek” *segitunya ya korea*





7 komentar:

  1. ya setidaknya mereka tidak menjual diri untuk mendapatkan biaya operasi tersebut, seandainya para perempuan indonesia juga terjangkit virus oplas seperti itu khawatir nyari uangnya bukan dengan jalan halal tapi malah jual diri

    BalasHapus
  2. ^
    mana bisa indonesia ikut2an oplas, toh kan disini mah masih tabu karena dilarang agama, lagian indonesia bukan negara makmur ke' korea

    BalasHapus
  3. nambah gan. wanita indonesia tu dah punya segala sesuatu yang diingini wanita korea, mata belok udah punya, dahi nonong apa lagi,intinya wanita-wanita indonesia tu dah di berkahi kencantikan alami. buat apa oplas. kalo mash ada yang gtu berarti tidak bersukur.

    BalasHapus
  4. ini karena kita hidup di tempat yang berbeda? ini masalah paradigma tentang penampilan.. saat anda menuntut kesempurnaan dari orang lain maa anda akan berubah jadi raja kritik trlepas apakah anda sok tau atau benar2 hebat atau mungkin anda hebat tapi tidak mau ada yang lebih hebat dari anda. begitu juga penampilan bila ada yang kurang dalam diri maka tidak ada kata "injak rem" atau "stop disini" kalau anda belum dapa t apa yang di inginkan. tidak semua terlahir sempurna baik bagian luar maupun bagian dalam. tinggal cara berpikir dalam menghadapi ketidak sempurnaan atau cara berpikir bagaimana memoles diri anda yang sangat berharga itu. -glenn arminda lee-

    BalasHapus
  5. wow....
    gaya hidup yang aneh dan tidak bisa ditiru di lingkungan kita

    BalasHapus
  6. kasihan sekali ya mereka, segitu terobsesinya dgn kecantikan.
    bener-bener kasihan

    BalasHapus
  7. cewek indonesia jangan kya gitu lakh , kita harus bersyukur , wajah kurang cantik yang pnting masih dikasih tangan , kaki , mata , dan lain lain

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...